{"id":360,"date":"2024-09-13T19:41:06","date_gmt":"2024-09-13T19:41:06","guid":{"rendered":"https:\/\/cn-seo.org\/?p=360"},"modified":"2024-09-13T19:41:06","modified_gmt":"2024-09-13T19:41:06","slug":"pada-konferensi-di-nepal-penelitian-dan-pendidikan-yang-dipimpin-masyarakat-adat-akan-menjadi-prioritas-keadaan-bumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cn-seo.org\/?p=360","title":{"rendered":"Pada Konferensi di Nepal, Penelitian dan Pendidikan yang Dipimpin Masyarakat Adat Akan Menjadi Prioritas \u2013 Keadaan Bumi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Yang kedua <a href=\"https:\/\/www.cipred.org.np\/content\/257\">Konferensi Internasional tentang Penelitian dan Pendidikan yang Dipimpin Masyarakat Adat<\/a> akan diadakan di Kathmandu, Nepal pada tanggal 29 dan 30 September 2024. Dengan fokus pada perubahan iklim dan isu-isu penting lainnya dalam pembangunan berkelanjutan dan hak-hak masyarakat adat, acara ini dibangun atas keberhasilan <a href=\"https:\/\/meridian.org\/announcement\/international-conference-and-workshop-on-indigenous-led-research-and-education-in-nepal\/\">konferensi internasional pertama<\/a>diselenggarakan oleh kelompok yang sama dan diadakan di Kathmandu pada bulan September 2023.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"433\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-650x433.jpg\" alt=\"Anggota komunitas Adat Tsumba dari Lembah Tsum di distrik Gorkha Nepal, duduk setengah lingkaran di tanah, bertemu dengan staf CIPRED. \" class=\"wp-image-115437\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-650x433.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-925x617.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-325x217.jpg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference.jpg 936w\" sizes=\"(max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Anggota komunitas Adat Tsumba dari Lembah Tsum di distrik Gorkha Nepal dalam pertemuan dengan staf CIPRED. Kredit foto: CIPRED<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dengan menghadirkan penelitian yang dipimpin masyarakat adat melalui metodologi termasuk cerita dan studi kasus, pertemuan ini akan menyoroti pengalaman hidup dan program komunitas mereka. Tema utama acara ini adalah pangan tradisional dan ekonomi. Pemateri akan membahas dampak perubahan iklim, pendidikan modern, program pembangunan dan kegiatan konservasi melalui kacamata kedaulatan pangan. Tema lainnya mencakup keanekaragaman hayati dan konservasi, tata kelola adat dan hak tenurial, pendidikan dan pembangunan masyarakat adat, serta konflik dan pembangunan perdamaian. Panitia penyelenggara akan mempublikasikan presentasi tersebut untuk disebarluaskan dan dimasukkan pada konferensi para pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim dan Konvensi Keanekaragaman Hayati yang akan datang, serta dalam proses perencanaan nasional.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat adat hidup dengan bentang alam, sumber daya alam, dan keanekaragaman hayati di sekitarnya, dan terus mempraktikkan mata pencaharian tradisional, pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai budaya, pangan, dan ekonomi selama beberapa generasi. Namun, Orang Asli telah berjuang melawan iklim dan ancaman eksternal terhadap kelangsungan pangan dan perekonomian Orang Asli,\u201d katanya <a href=\"https:\/\/www.cipred.org.np\/\">Pusat Penelitian dan Pengembangan Adat<\/a> (CIPRED), sebuah organisasi Masyarakat Adat di Nepal yang memiliki koneksi di Asia, Amerika, dan Pasifik menyelenggarakan konferensi tersebut. <\/p>\n<p>Pasang Dolma Sherpa, direktur eksekutif CIPRED, mengatakan kepada GlacierHub tentang parahnya dampak perubahan iklim terhadap masyarakat adat, di seluruh Asia dan benua lain, serta di wilayah asalnya di Solukhumbu, tempat danau glasial melanda musim panas ini. <a href=\"https:\/\/nepaleconomicforum.org\/the-thame-flood-a-window-into-the-himalayan-climate-crisis\">hancur<\/a> banyak rumah dan kebun. Sherpa juga berbicara kepada GlacierHub <a href=\"https:\/\/news.climate.columbia.edu\/2020\/07\/21\/pasang-dolma-sherpa-interview\/\">beberapa tahun yang lalu<\/a> tentang karyanya di bidang hak-hak masyarakat adat dan pembangunan berkelanjutan di PBB.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"435\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Khumjung-Village-Nepal-conference-650x435.jpg\" alt=\"Gambar sebuah desa kecil di Nepal yang dikelilingi pegunungan tinggi \" class=\"wp-image-115438\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Khumjung-Village-Nepal-conference-650x435.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Khumjung-Village-Nepal-conference-925x619.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Khumjung-Village-Nepal-conference-325x217.jpg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Khumjung-Village-Nepal-conference.jpg 936w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Desa Khumjung di Kecamatan Solukhumbu. Foto: Jalan Aris Gionis <a href=\"https:\/\/www.flickr.com\/photos\/aris_gionis\/3108429862\">Flickr<\/a><\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/people.climate.columbia.edu\/users\/profile\/michael-petriello\">Michael Petriello<\/a>seorang peneliti pascadoktoral di Pusat Sains dan Masyarakat di Columbia Climate School, mengatakan kepada GlacierHub bahwa konferensi ini sangat dibutuhkan saat ini dibandingkan sebelumnya. \u201cPentingnya nilai-nilai, pandangan dunia, pengetahuan dan pendekatan Orang Asli yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan kelangsungan budaya telah lama diketahui. Namun prioritas kepemimpinan, tata kelola, kemitraan dan Orang Asli sering kali dan secara tidak adil dikesampingkan dalam upaya-upaya ini.\u201d<\/p>\n<p>Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, acara ini akan menggunakan penelitian yang dipimpin oleh Masyarakat Adat untuk mengakui, melindungi dan mempromosikan sistem dan nilai-nilai pengetahuan Masyarakat Adat demi masa depan yang berkelanjutan dan berketahanan. Sherpa menekankan pentingnya melibatkan Masyarakat Adat dalam diskusi untuk mencari solusi terhadap krisis iklim dan keanekaragaman hayati. Dia mengatakan bahwa dia telah mengunjungi beberapa organisasi internasional besar yang berfokus pada daerah pegunungan, di mana dia melihat \u201cgambar Orang Asli sebagai hiasan di dinding mereka,\u201d namun \u201cketika mereka membahas dampak iklim, mereka tidak mempertanyakan keadilan bagi Orang Asli.\u201d Asli.&#8221; Sherpa yakin konferensi ini adalah kesempatan untuk mengatasi marginalisasi ini.<\/p>\n<p>\u201cKami mendorong pendidikan dan pengembangan sumber daya yang dipimpin oleh Orang Asli. Kami berupaya untuk mewujudkan perubahan paradigma dalam wacana perubahan iklim, konservasi, pembangunan dan pendidikan,\u201d kata Sherpa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/people.climate.columbia.edu\/users\/profile\/ajit-subramaniam\">Ajit Subramaniam<\/a>seorang profesor riset biologi dan paleoenvironment Lamont di Columbia Climate School, berkata, &#8220;Adalah baik untuk dicatat bahwa penyelenggara mengakui pentingnya mengembangkan agenda konferensi dengan komunitas lokal dan mereka akan menyebarkan hasilnya secara luas.&#8221;<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat adat sangat penting untuk melindungi manusia dan planet tempat kita bergantung,\u201d tambah Petriello.<\/p>\n<p>Seperti yang disarankan oleh Sherpa, Petriello dan Subramanian, konferensi ini bertujuan untuk mengalihkan pembicaraan global, memusatkan suara masyarakat adat dalam perjuangan melawan perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"253\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-flyer-650x253.jpg\" alt=\"Selebaran untuk Konferensi Internasional pertama tentang Penelitian dan Pendidikan yang Dipimpin Masyarakat Adat\" class=\"wp-image-115443\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-flyer-650x253.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-flyer-925x360.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-flyer-325x126.jpg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Nepal-conference-flyer.jpg 936w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Konferensi Internasional pertama tentang Penelitian dan Pendidikan yang Dipimpin Masyarakat Adat di Nepal diadakan pada tanggal 26 hingga 27 September 2023. Kredit foto: CIPRED<\/figcaption><\/figure>\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n<p><em>Dirancang dan diselenggarakan oleh CIPRED, sponsor konferensi termasuk UNESCO, yang berbasis di Bangladesh <a href=\"https:\/\/indigenousplanet.org\/index.php\/indigenous-phttps:\/indigenousplanet.org\/index.php\/indigenous-peoples-organizations\/maleya-foundationeoples-organizations\/maleya-foundation\">Yayasan Malaya<\/a>yang <a href=\"https:\/\/aippnet.org\/\">Aliansi Masyarakat Adat Asia<\/a>yang <a href=\"https:\/\/cis.arts.ubc.ca\/\">Institut Studi Adat Kritis<\/a> di Universitas British Columbia, itu <a href=\"https:\/\/seas.umich.edu\/tishmancenter\">Pusat Keadilan Sosial dan Lingkungan Tishman<\/a>t di Universitas Michigan dan Sekolah Pendidikan di Universitas Kathmandu. Konferensi ini didukung secara finansial oleh <a href=\"https:\/\/rightsandresources.org\/\">Inisiatif Sumber Daya Hak<\/a>yang <a href=\"http:\/\/fimi-iiwf.org\/en\/\">Forum Perempuan Adat Internasional<\/a> berbasis di Peru dan berbasis di Nikaragua <a href=\"http:\/\/pawankafund.org\">Dana Pawanka<\/a>serta Program Pembangunan PBB dan Universitas Michigan.<\/em><\/p>\n<p><em>Untuk informasi lebih lanjut tentang konferensi ini, silakan hubungi <\/em><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/preity-gurung-7bb12981\/\"><em>Preitas Gurung<\/em><\/a><em>petugas program di CIPRED atau <\/em><a href=\"https:\/\/news.climate.columbia.edu\/2024\/09\/13\/at-a-conference-in-nepal-indigenous-led-research-and-education-will-take-center-stage\/mailto:mbjager@umich.edu\"><em>Mary Beth Jager<\/em><\/a><em>koordinator penelitian di Pusat Keadilan Sosial dan Lingkungan Tishman di Universitas Michigan. Anda juga dapat menulis ke <\/em><a href=\"https:\/\/news.climate.columbia.edu\/2024\/09\/13\/at-a-conference-in-nepal-indigenous-led-research-and-education-will-take-center-stage\/about:blank\"><em>iplr.conference@gmail.com<\/em><\/a><em>    atau kunjungi <\/em><a href=\"http:\/\/www.cipred.org.np\"><em>www.cipred.org.np<\/em><\/a><em><u>.<\/u><\/em><\/p>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yang kedua Konferensi Internasional tentang Penelitian dan Pendidikan yang Dipimpin Masyarakat Adat akan diadakan di Kathmandu, Nepal pada tanggal 29 dan 30 September 2024. Dengan fokus pada perubahan iklim dan isu-isu penting lainnya dalam pembangunan berkelanjutan dan hak-hak masyarakat adat, acara ini dibangun atas keberhasilan konferensi internasional pertamadiselenggarakan oleh kelompok yang sama dan diadakan di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":361,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=360"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/360\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}