{"id":371,"date":"2024-09-24T20:08:57","date_gmt":"2024-09-24T20:08:57","guid":{"rendered":"https:\/\/cn-seo.org\/?p=371"},"modified":"2024-09-24T20:08:57","modified_gmt":"2024-09-24T20:08:57","slug":"membuka-potensi-universitas-untuk-mengakhiri-kelaparan-dan-malnutrisi-keadaan-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cn-seo.org\/?p=371","title":{"rendered":"Membuka Potensi Universitas untuk Mengakhiri Kelaparan dan Malnutrisi \u2013 Keadaan Dunia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"433\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-first-650x433.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-115651\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-first-650x433.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-first-1200x800.jpg 1200w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-first-925x617.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-first-325x217.jpg 325w\" sizes=\"(max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bollinger Convening: Pangan untuk Kemanusiaan\u2014Membuka Potensi Universitas untuk Mengakhiri Kelaparan dan Malnutrisi. Kiri ke kanan: Glenn Denning; Jessica Fanzo; Cary Fowler; Cynthia Rosenzweig; Jyotsna Puri; Kyle Murphy; Ruth DeFries; Dhanush Dinesh. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dapatkah lembaga-lembaga kuat seperti universitas mengatasi permasalahan yang tampaknya sulit diselesaikan seperti kelaparan global? Bagaimana mereka bisa menyerahkan penelitian penting ke tangan pembuat kebijakan? Dan bagaimana kita bisa bersama-sama menciptakan solusi dengan masyarakat yang paling terkena dampak perubahan iklim?<\/p>\n<p>Pertanyaan-pertanyaan ini ada di depan dan Sabtu sore lalu di <strong>Pangan untuk Kemanusiaan: Membuka Potensi Universitas untuk Mengakhiri Kelaparan dan Malnutrisi<\/strong>yang pertama dari <a href=\"https:\/\/news.climate.columbia.edu\/2024\/09\/19\/climate-week-2024-at-columbia-climate-school\/\">Acara Sekolah Iklim Columbia<\/a> sebagai bagian dari Pekan Iklim Kota New York.<\/p>\n<p>Acara ini dibuka dengan Forum Pemimpin Dunia yang pertama pada tahun ini, diikuti oleh tiga panel yang membahas isu-isu seputar kemiskinan, kesetaraan pangan, dan peran penelitian. Mereka menampilkan berbagai afiliasi Columbia Climate School, termasuk <strong>Jeffrey Dukun<\/strong>dekan sementara Sekolah Iklim; <strong>Jessica Fanzo<\/strong>profesor iklim di Sekolah Iklim dan direktur Inisiatif Pangan untuk Kemanusiaan; <strong>Ruth DeFries<\/strong>salah satu pendiri dekan emerita di Sekolah Iklim; Dan <strong>Cynthia Rosenzweig<\/strong>ilmuwan peneliti senior di Sekolah Iklim Institut Goddard NASA untuk Studi Luar Angkasa.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.cdn.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/World-leaders-panel-2-650x434.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-115631\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Panelis Forum Pemimpin Dunia. Dari kiri ke kanan: Glenn Denning; Thomas Trebat; Ros\u00e2ngela da Silva; Angela Olinto; Wafaa El-Sadr. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<p class=\"has-small-font-size\">Berikut adalah kutipan dari para peserta yang menyoroti tema utama konferensi.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ikhtisar krisis <\/h2>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"433\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/World-Leaders-panel--650x433.jpg\" alt=\"Panelis Forum Pemimpin Dunia. Dari kiri ke kanan: Duta Besar Ertharin Sepupu; Lazarus Chakwera; Garry Conille; Glenn Denning. Foto: Diane Bondareff\" class=\"wp-image-115668\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/World-Leaders-panel--650x433.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/World-Leaders-panel--1200x800.jpg 1200w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/World-Leaders-panel--925x617.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/World-Leaders-panel--325x217.jpg 325w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Panelis Forum Pemimpin Dunia. Dari kiri ke kanan: Duta Besar Ertharin Sepupu; Lazarus Chakwera; Garry Conille; Glenn Denning. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Lazarus Telah Bangkit<\/strong>presiden Malawi: \u201cAda kerawanan pangan yang parah di Malawi [abetted by] El Ni\u00f1o dan Badai Freddy. Setiap tahun sejak saya menjadi presiden empat tahun lalu, saya harus mengumumkan keadaan bencana alam.\u201d<\/p>\n<p><strong>Garry Conille<\/strong>perdana menteri Haiti: \u201cHampir separuh penduduk Haiti mengalami kerawanan pangan, dan dua juta berada dalam keadaan darurat. Jutaan anak mengalami kekurangan gizi. Dan semua ini berjarak 45 menit dari negara terkaya di dunia.\u201d<\/p>\n<p><strong>Sepupu Duta Besar Ertharin<\/strong>CEO dan pendiri, Sistem Pangan untuk Masa Depan: \u201cKami tidak memiliki rincian data untuk sistem pangan. Universitas [have historically been] untuk beasiswa, bukan untuk mendukung rancangan program atau hasil investasi.&#8221;<\/p>\n<p><strong>Ros\u00e2ngela da Silva<\/strong>Ibu negara Brazil: \u201cLebih dari 700 juta orang kelaparan di dunia, dan 2,3 miliar orang menderita kerawanan pangan. Pada tahun 2023, 33 juta orang Brasil akan kelaparan.\u201d<\/p>\n<p><strong>Wafaa El-Sadr<\/strong>pendiri dan direktur global <a href=\"https:\/\/icap.columbia.edu\/\">ICAP<\/a> di Columbia: &#8220;Kita harus melihat faktor-faktor penentu sosial [of health]. Orang-orang mencari solusi terbaik. Tidak ada solusi terbaik. Hidup jauh lebih rumit dari itu.\u201d<\/p>\n<p><strong>Purnima Menon<\/strong>direktur senior, kebijakan pangan dan nutrisi di Institut Penelitian Kebijakan Pangan Internasional: \u201cAnak-anak mengalami stunting di India [due to malnutrition] masih berdiri. Butuh waktu 45 tahun untuk bisa diakui, [for stakeholders to] setuju dengan masalahnya.\u201d<\/p>\n<p><strong>Afshan Khan<\/strong>asisten sekretaris jenderal PBB dan koordinator gerakan Scaling Up Nutrition (SUN): &#8220;Covid dan perubahan iklim telah menurunkan angka malnutrisi ke dalam daftar prioritas global.&#8221;<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"434\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0056-650x434.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-115681\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0056-650x434.jpeg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0056-925x617.jpeg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0056-325x217.jpeg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0056.jpeg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Peserta konferensi. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Peran perempuan dalam politik global <\/h2>\n<p><strong>Ros\u00e2ngela da Silva<\/strong>: \u201cKita membutuhkan lebih banyak perempuan dalam politik, lebih banyak perempuan dalam pemerintahan dan kepemimpinan, terutama perempuan dari negara-negara selatan\u2026. Brasil menduduki peringkat terakhir di dunia dalam hal jumlah perempuan di parlemen. Negara yang kuat akan membantu mengatasi kesenjangan dan membangun persatuan.\u201d<\/p>\n<p><strong>Angela Olinto<\/strong>Rektor Universitas Columbia: &#8220;Perempuan sangat penting bagi masa depan planet ini.&#8221;<\/p>\n<p><strong>Jemimah Njuki,<\/strong> kepala pemberdayaan ekonomi di UN Women: \u201cSetiap tahun kami melakukan gambaran gender mengenai posisi dunia dalam kesetaraan gender. Saat ini, kami hanya memiliki 40 negara yang melaporkan hal ini. Salah satu program kami adalah Women Count, yang mencakup statistik gender, data penggunaan waktu. Kami tidak memiliki banyak negara yang mengumpulkan data terisolasi.\u201d<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana universitas dan penelitian dapat berperan dalam mengatasi malnutrisi dan ketahanan pangan<\/strong><\/h2>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"434\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0042-1-650x434.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-115649\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0042-1-650x434.jpeg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0042-1-925x617.jpeg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0042-1-325x217.jpeg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/20240921_Bondareff_ClimatePanels_0042-1.jpeg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Peran Penelitian dalam Mengatasi Kelaparan dan Gizi panel. Dari kiri ke kanan: Wafaa El-Sadr; Purnima Menon; Afshan Khan; Ana Maria Loboguerrero; Corinna Hawkes; Jemimah Njuki. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Sepupu Duta Besar Ertharin<\/strong>: \u201cKami tidak memiliki data rinci tentang sistem pangan. Universitas [have traditionally been] untuk beasiswa, bukan untuk mendukung rancangan program atau hasil investasi. Kita memerlukan komunitas pelaku yang datanya sudah terbukti untuk mendukung kebijakan guna mendorong pendanaan yang kita perlukan. Perubahannya terjadi pada hubungan antara kebijakan dan keuangan.\u201d<\/p>\n<p><strong>Ana Maria Loboguerrero<\/strong>direktur, sistem pangan yang adaptif dan adil di Bill and Melinda Gates Foundation: \u201cSebagai ilmuwan, kami sangat bersemangat dengan penelitian kami\u2014kami pikir semua orang memahami apa yang kami katakan. Namun kita harus memikirkan peran penelitian. Ada seruan bagi universitas dan lembaga penelitian untuk mengisi kesenjangan dalam data pangan. Namun permasalahan ini sangat kompleks, kita tidak bisa berhenti sampai disitu saja. Kita harus mengisi kesenjangan informasi dan juga mengemas data ini agar persuasif. Anda tidak dapat membujuk pembuat kebijakan dengan membuat grafik.\u201d<\/p>\n<p><strong>Purnima Menon<\/strong>: \u201cPeneliti dapat memainkan peran penting dalam menghubungkan titik-titik antara data, bukti, dan kebijakan. Kami adalah [all] Saya setuju bahwa pola makan yang sehat adalah tujuannya, namun kita tidak sepenuhnya yakin akan faktor pendorong atau solusinya. Ini adalah agenda yang sangat besar, dan kita harus menerima kompleksitasnya dan melakukan penelitian yang sangat baik.\u201d<\/p>\n<p><strong>Jemimah Juki<\/strong>: &#8220;Kita perlu menciptakan hubungan yang lebih kuat antara penelitian dan ruang kebijakan. Bukan hanya kemasan penelitiannya saja tetapi apa yang penting dari penelitian tersebut. Kita perlu bertanya, penelitian seperti apa yang akan mendorong agenda kebijakan dan program?\u201d<\/p>\n<p><strong>Dhanush Dinesh<\/strong>pendiri Clim-Eat: \u201cKita perlu mengubah insentif di universitas untuk dapat memberikan insentif kepada masyarakat [to connect science and policy]bukan orang yang melampaui deskripsi pekerjaannya [to do so].\u201d<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pangkas peluang dan solusi potensial lainnya<\/strong><\/h2>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"434\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-main-650x434.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-115682\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-main-650x434.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-main-925x617.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-main-325x217.jpg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-main.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Panel Studi Kasus Kemitraan Universitas. Kiri ke kanan: Jessica Fanzo; Cary Fowler; Cynthia Rosenzweig; Jyotsna Puri; Kyle Murphy; Ruth DeFries; Dhanush Dinesh. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Cynthia Rosenzweig<\/strong>: &#8220;Tanaman peluang lebih tahan terhadap iklim.&#8221;<\/p>\n<p><strong>Ruth DeFries<\/strong>: \u201cKita telah kehilangan banyak keanekaragaman tanaman yang beradaptasi secara lokal. Keberagaman itu penting, kritis, kritis. Hal ini membawa kita pada peluang panen. [For example]millet telah menjadi dasar sepanjang sejarah manusia. Pemerintah di India telah menyadari pentingnya millet \u2013 millet merupakan agenda kebijakan yang sangat penting. Tapi millet sangat mahal di daerah perkotaan. Bagaimana kita mencocokkan perhatian kebijakan tingkat tinggi tersebut dengan apa yang terjadi di lapangan? Di sana Anda melihat ketidakcocokan. Pekerjaan saya sangat banyak di lapangan dan sangat lokal. Kita harus bekerja sama dengan LSM akar rumput. LSM tidak bisa melakukan hal ini sendirian.\u201d<\/p>\n<p><strong>Sepupu Duta Besar Ertharin<\/strong>: \u201cKita membutuhkan ilmu universitas untuk mengembangkan benih. Sektor swasta mempunyai hak paten atas benih.<\/p>\n<p><strong>Cary Fowler<\/strong>&#8220;ayah&#8221; untuk <a href=\"https:\/\/www.croptrust.org\/work\/svalbard-global-seed-vault\/\">Gudang Benih Global Svalbard<\/a>: &#8220;Pemerintah adalah pemikir jangka pendek. Kita memerlukan visi untuk tanaman dan tanah yang adaptif, untuk tanaman yang beradaptasi terhadap perubahan iklim. Nutrisi harus menjadi pusat dari segalanya.\u201d<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pentingnya mendengarkan masyarakat dan generasi muda<\/strong><\/h2>\n<figure class=\"wp-block-image size-medium\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"650\" height=\"439\" src=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-4-650x439.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-115650\" srcset=\"https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-4-650x439.jpg 650w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-4-925x624.jpg 925w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-4-325x219.jpg 325w, https:\/\/sotp.nyc3.digitaloceanspaces.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Panel-4.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) calc(100vw - (var(--wp--style--root--padding-left) * 2)), 650px\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Panel Perspektif Pemuda. Dari kiri ke kanan: Rehman Hassan; Pamela Koch; Yifei Zhao; Anar Amarjargal; Neha Bais; Melale Hailu; Michael Sheldrick. Foto: Diane Bondareff<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Ana Maria Loboguerrero:<\/strong> \u201cModel membantu kita memahami kompleksitas. Setelah Anda mendapatkan hasilnya, maka harus menguji hasilnya. Kemudian kembali ke asumsi Anda\u2014kembali ke komunitas Anda dan uji hasilnya dan lihat apa yang terjadi\u2026Kita harus bekerja sama dalam menghasilkan pengetahuan.\u201d<\/p>\n<p><strong>Ruth DeFries<\/strong>: \u201cSukses adalah ketika bukti digunakan untuk suatu keputusan bagi seseorang di luar bidang akademik kita\u2026. Anda tidak bisa masuk begitu saja, dari belahan dunia utara. Saya membutuhkan waktu 10 hingga 15 tahun untuk hadir, mendengarkan, belajar, mencoba melihat di mana saya dapat membantu.\u201d<\/p>\n<p><strong>Rehman Hasan<\/strong>aktivis pemuda dan perwakilan pemuda dari Organisasi Kesehatan Dunia: \u201cKita harus fokus pada tindakan lintas sektoral, dan pemuda harus terlibat. Karena kita adalah orang-orang yang akan hidup di dunia yang kita ciptakan.\u201d <\/p>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bollinger Convening: Pangan untuk Kemanusiaan\u2014Membuka Potensi Universitas untuk Mengakhiri Kelaparan dan Malnutrisi. Kiri ke kanan: Glenn Denning; Jessica Fanzo; Cary Fowler; Cynthia Rosenzweig; Jyotsna Puri; Kyle Murphy; Ruth DeFries; Dhanush Dinesh. Foto: Diane Bondareff Dapatkah lembaga-lembaga kuat seperti universitas mengatasi permasalahan yang tampaknya sulit diselesaikan seperti kelaparan global? Bagaimana mereka bisa menyerahkan penelitian penting ke&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":372,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/371\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cn-seo.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}