Kapan Erin Frank (CS'26) mengambil langkah resmi pertamanya ke kampus Morningside Columbia sebagai mahasiswa, dia segera meraih kameranya. Dia belum pernah berkunjung sebelumnya, berkomitmen pada program yang belum pernah dilihat sebelumnya, diyakinkan oleh katalog kursus yang terdengar seperti skenario mimpi. Perjalanan pertama melintasi kampus pada bulan Agustus, yang semuanya hijau dan hijau serta lebih tua dibandingkan tempat lain yang pernah ia pelajari sebelumnya, merupakan sebuah pencerahan sejati.
Dia mengeluarkan Nikon OneTouch-nya dan mulai mengklik.

Naluri untuk melihat lebih dekat dan mendokumentasikan adalah inti dari semua yang dilakukan Frank. Seorang siswa master di Sekolah Iklim Columbia Program Iklim dan Masyarakat, Frank datang ke New York dari UC San Diego (melalui pinggiran utara Chicago) dengan keyakinan: perubahan iklim pada dasarnya adalah kisah manusia dan juga kisah ilmiah.
Dia menjadi sukarelawan di Orang tua laboratorium dengan Kristina Douglass, arkeolog dan profesor di School of Climate, yang karyanya berpusat pada produksi bersama pengetahuan dan sistem pengetahuan lingkungan yang sering diabaikan oleh sains Barat. Frank sedang mengerjakan situs web yang berisi foto-foto dari perjalanannya baru-baru ini ke Republik Dominika, menjelajahi pariwisata di Karibia melalui berbagai lensa yang terkadang tidak nyaman.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Frank dan melihat foto-fotonya, baca cerita lengkap dan wawancara di Berita Kolombia.







Tinggalkan Balasan